 | Nasihat hari ini | May 17, 2006 |
Ya Allah, aku serahkan wajahku kepada-Mu. Aku kembalikan punggungku kepada-Mu dengan penuh harap dan rasa rakut kepada-Mu. Tiada tempat kembali dan tiada tempat memohon dari-Mu melainkan kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus. Silakan dinikmati. | Cinta Ilahi | | | | Snada | | | Erti Cinta | | | | Snada | | | Kutemukan JalanMu | | | | Snada | |
Ketika menyampaikan vortrag ini dihadapan kolega di bagian Nephrologie uniklinikum magdeburg, saya sedih juga. Bagaimana tidak, ternyata penyakit yang sudah lama ditemui dinegara kita ini belum juga bisa dengan cepat ditangani dengan baik, terbukti dengan angka kematian yang cukup tinggi. Banyak pertanyaan yang masih menjadi peer, buat saya dan buat kolega-kolega ditanah air; kenapa banyak mengenai anak-anak, kenapa belum ada imunisasi buat pencegahannya, kenapa angka kematiannya cukup tinggi, sejauhmana penelitian dari ilmuwan dalam negeri untuk benar2 mengurangi angka kesakitan dan tentunya juga angka kematian. Adakah saran dan masukan?
Attachment: Dengue_Fieber_1_.pptFile ini disampaikan dalam Vortrag tentang Indonesia dihadapan kolega di bagian Nephrologie Uniklinikum magdeburg tanggal 29.03.2007. satu kesimpulan disamping tentunya ada kerinduan tersendiri ketika kembali melihat bagian dari tanah tumpah darah, adalah ternyata negeri ini sangat indah. Subhanalloh.
Attachment: indonesiafotos_1_.ppt Apa Sih Yang Disebut Masalah? Banyak di antara kita yang
mengganggap bahwa sesuatu yang disebut masalah itu adalah hal-hal yang
sering kita anggap sebagai sebuah kesusahan. Hutang, di-PHK,
perceraian, bangkrut, penyakit, dan yang lain-lainnya. Inilah yang
sering kita anggap sebagai masalah. Padahal, belum tentu! Koq
belum tentu? Begini, disebut masalah itu kalau kita jauh dari Allah,
dan lupa sama Allah. Maka, ketika permasalahan sedang terhidang di
kehidupan kita, lalu kita bisa mengingat Allah, dan mendekatkan diri
kepada Allah, maka ini justru anugerah. Bahwa permasalahan itu pada
akhirnya malah mengantarkan kita kepada Allah. Nah,
keadaan-keadaan sebaliknya; kaya, sehat, karir bagus, usaha maju, dan
hal-hal lainnya yang sering didefinisikan dengan kesenangan, kalau itu
semua malah membawa kita jauh dari Allah, inilah masalah yang
sesungguhnya.
Kota Magdeburg, ibu kota negera bagian sachsen
Anhalt, berusia lebih dari 1200 tahun,
namun tidak semua bagian kota menampakkan ketuaannya. Di beberapa tempat sudah
mengalami peremajaan,terutama dibagian kota (Rathaus). Salah satu yang bisa
dibanggakan dari kota ini adalah penemuan dari Otto Von Güricke, yang sekarang menjadi nama
universitas Magdeburg, yakni teknologi vakum. Disana-sini bisa
dilihat bentuk vakum yang digambarkan dengan dua buah bentuk cembung setengah
lingkaran yang saling berhadapan. Mungkin itu lah yang menjadi daya tarik
tersendiri dari mahasiswa Indonesia untuk menimba ilmu di Magdeburg.
Penduduk Magdeburg tidaklah banyak, mungkin
bisa disamakan dengan jumlah penduduk satu kecamatan di pulau jawa, sekitar
228.170 jiwa, dan tentu saja mayoritasnya adalah pemeluk Evangelis. Muslim di
Magdeburg tidaklah banyak. Dan tentu saja muslimah pemakai jilbab di Magdeburg
ini masih saja menjadi pemandangan aneh yang menarik perhatian, tidak seperti
di Berlin misalnya, yang bila saya perhatikan, banyak dan sering saya jumpai
muslimah berjilbab di ibukota Negara ini. Dari sekitar 2,6 juta muslim (3,2 %
populasi warga Jerman), mayoritas muslim (lebih dari 90%) di Jerman adalah
keturunan Turki.
Bangunan yang biasa kami sebut sebagai masjid
pun hanya satu, yang menjadi tempat sholat Jumat bagi para pria dan juga
menjadi tempat berkumpul dan berbuka puasa manakala Ramadhan tiba. Suasana
Ramdhan paling tidak bisa saya temui manakala saya ikut berbuka puasa bersama
di masjid, dan juga tentunya saat saya dan warga muslim Indonesia di Magdeburg
mengadakan kegiatan Ramadhannya bersama-sama minimal berbuka puasa dan sholat
tarawih bersama.
Meski jumlah warga muslim Indonesia di Magdeburg lebih sedikit dari tahun sebelumnya,
namun Alhamdulillah kesemarakan suasana Ramadhan tetap terasa, sesuai dengan
pesan ketua pengajian Magdeburg yang baru :’Meskipun Ramadhan kali ini
kurang sesemarak dibandingkan tahun lalu karena berkurangnya jumlah kita, namun
semoga kesemarakan itu tetap tidak hilang dari hati kita’.
Yah memang demikian adanya, jumlah yang sedikit
tidak mengurangi keinginan kami untuk tetap mendapatkan apa yang sudah kami
targetkan dalam Ramadhan ini. Buka puasa dan tarawih bersama tetap kami lakukan,
baik itu di Masjid Magdeburg bersama-sama dengan muslim dari negara lain maupun
di antara kami dan warga Malaysia. Kuliah subuh dan taujih ramadhan
malam seperti tahun-tahun sebelumnya kami nikmati melalui online,
melalui fasilitas internet, yang disiarkan langsung dari Berlin, ibu kota Jerman. Untuk kota Magdeburg, kami memprogramkan program shubuh
bersama yang minimal dilakukan pada saat weekend. Kami warga muslim Indonesia
di Jerman setiap Ramadhan biasanya mengundang seorang ustadz dari tanah air
untuk mengisi kebutuhan ruhani selama Ramdhan.
Lidah kami dimanjakan dengan menu- menu Arab, manakala
kami berbuka puasa di masjid bersama-sama dengan seluruh muslim yang hadir pada
saat itu; nasi lemak, sup kental, Roti arab dan tidak ketinggalan pula sayur
kentang daging dengan lemak juga. Kami pun bisa menikmati makanan khas Ramadhan
ala tanah air, saat yang mengundang berbuka adalah warga Indonesia. Soto ayam, rendang padang, nasi uduk, bacem tahu dan makanan
pembukanya yang khas. Hemmh….(ALhamdulillah). Walau tentu saja Ramadhan tidak
harus diidentikkan dengan makanan khas Ramadhan tersebut, karena inti dari
Ramadhan bukanlah makanan yang biasa kita temui saat Ramadhan.
Bagi saya pribadi, kali ini adalah Ramadhan ke 5
saya di Jerman. Alhamdulillah, meskipun banyak yang tidak bisa saya temui seperti
suasana Ramadhan di tanah air, namun banyak hal yang yang tidak bisa saya temui
jika saya ditanah air. Terutama Ramadhan kali ini, dimana saya harus
mengerjakan program praktek saya di Rumahsakit Magdeburg, dan tentu saja berada ditengah
komunitas yang tidak menjalankan puasa Ramadhan. Banyak pertanyaan yang harus
saya jelaskan berkaitan dengan puasa Ramadhan. Mengapa tidak boleh makan dan
minum? Berapa lama? Apakah tidak mengganggu kesehatan kalau tidak minum? Dan masih banyak lagi. Salah satu pertanyaan yang agak lucu datang dari kepala dokter ruangan
tempat saya berada :”Wenn Sie nicht essen dürfen, aber nur kleine tasse
Kaffe können Sie trinken, oder?“ (Kalau kamu tidak boleh makan, tapi masih
boleh minum kopi, kan?). Yah memang
perlu penjelasan panjang sepertinya.....
Alhamdulillah,
Alloh masih memberi kekuatan fisik dan kemudahan untuk bisa mengerjakan salah
satu perintah-Nya tersebut. Alhamdulillah. Mudah-mudahan, Ramadhan tahun ini
saya dan juga warga muslim Magdeburg yang lain, bisa menjalankan ibadah-ibadah
Ramadhan lebih baik dari tahun lalu. Ditengah semua tantangan yang ada, baik yang datang dari diri sendiri
maupun dari luar, semoga Alloh menguatkan keimanan dan kesabaran kami. Sehingga
bisa menjadi alumni Ramadhan yang berprestasi. Amin.
Magdeburg, 8 Ramadhan, Dewi Yuniasih
 | SYIRIK | Aug 7, '06 7:49 PM for everyone |
"Sesungguhnya syirik itu adalah kezaliman yang besar (QS.31:13)
Syirik mempunyai 2 arti:
Pertama, arti umum: yaitu meyamakan sesuatu selain Alloh dengan Alloh pad apa yang menjadi kekhususan Alloh. Yang dimaksud dengan penyamaan disini adalah semua bentuk kesekutuan. Atas dasar makna ini, maka syirik dibagi menjadi 3 jenis:
1.Syirik dalam Rububiyah. Maksudnya menyamakan Alloh dengan sesuatu yang lain dalam hal Rububiyah yang menjadi kekhususan Alloh, atau menisbatkan salah satu makna Rububiyah kepada sesuatu atau seseorang, seperti menciptakan, memberikan rezeqi, menghidupkan, mematikan dan lainnya. Jenis ini biasa disebut tamsil (penyerupaan ) atau Ta'thil (peniadaan).
2.Syirik dalam uluhiyah. Maksudnya menyamakan sesuatu atau seseorang dalam kelayakan disembah dan ditaati yang menjadi keharusan Alloh. Seperti sholat, puasa, nazar dan menyembelih kurban untuk selain Alloh.Jenis secara umum disebut syirik.
3.Syirik dalam nama-nama dan sifat-sifat Alloh. Maksudnya menyamakan sesuatau atau seseorang dengan Alloh dalam nama atau sifat yang menjadi kekhususan Alloh. Jenis ini biasanya juga disebuit Tamtsil (penyerupaan).
Kedua, arti khusus, yaitu menjadikan sesuatu selain Alloh sebagai Tuhan yang disembah dan ditaati disamping Alloh. Inilah makna syirik yang secara langsung dipahami ketika ia disebut dalam Alquran,Assunah dan ucapan kaum salaf´.Maka siapa saja yang menjadikan sesuatu atau seseorang sebagai sembahan yang ditaati selain Alloh, ia disebut sebagai musyrik dalam bahasa wahyu dan atsar.
"Dan mereka menyembah selain daripada Alloh apa yang tidak mendatangkan kemudharatan kepada mereka dan tidak pula kemanfaatan dan mereka berkata "mereka itu pemberi syafaat kepada kami disisi Alloh " (QS.10:18).
Jenis-jenis syirik
Syirik mempunyai 3 jenis:
1.Syirik besar : adalah menjadikan sekutu selain Alloh yang ia sembah dan taati sama seprti ia menyembah dan mentaati Alloh.Syirik disini digunakan untuk makna khusus.
2.Syirik kecil : adalah menyamakan sesuatu selain Alloh dengan Alloh dalam bentuk perkataan atau perbuatan. Syirik dalam bentuk amal adalah Riya. Sedang dalam bentuk perkataan lisan adalah lafaz2 yang mengandung makna menyakan Alloh dengan sesuatu yang lain. Misalnya ia mengatakan "Apa yang dikehendaki Alloh dan aku kehendaki". Atau "Ya Alloh, ampunilah aku jika ENgkau mau". Atau ": Abdul Harits (hamba yang pembajak tanah) dan semacamnya.
3.Syirik yang tersembunyi : adalah syirik yang tersembunyi dalam hakikat kehendak ucapan lisan, hati, berupa penyetaraan antara Alloh dengan makhluk Alloh. Rosululloh bersabda:
"Seseungguhnya terkadang seseorang mungkin mengucapkan suatu perkataan yang membuat Alloh murka dan mengantarnya ke neraka selama 70 musim semi".
"yang paling kutakutkan dari kalian adalah syirik kecil". Lalu ketika beliau ditanya tentang hal itu, beliau menjawab "Riya".
Syirik teryembunyi sebenarnya bisa digolongkan ke dalam syirik kecil. Sehingga syirik dapat dibagi menjadi 2jenis, syirik besar (yang terkait dengan keyakinan hati) dan syirik kecil (yang terkait dengan perbuatan,perkataan lisan dan motivasi hati yang tersembunyi). Tapi sepertinya pembagian syirik menjadi 3 jenis dimana syirik tersembunyi merupakan bagian dari ketiganya, didasarkan pada kenyataan bahwa syirik tersembunyi bisa berubah menjadi syirik besar atau syirik kecil. Kesubliman dan kesamaran itu menuntut kehati-hatian yang tinggi, agar jangan sampai syirik besar dianggap syirik kecil, atau sebaliknya.
Atas dasar itu, syirik tersembunyi dapat didefinisikan sbg syirik yang berada antara syirik besar dan syirik kecil. Inilah definisi yang agaknya paling tepat. Rosululloh bersabda: "Ia (syirik) itu lebih tersembunyi daripada langkah seekor semut hitam diatas batu karang hitam yang bisu".
(Astaghfirulloh).
Itu disebabkan karena hakikatnya yang sangat halus, cara masuknya yang juga sangat halus serta kemungkinan mengetahuinya yang sangat sulit. Ia beredar pada masalah2x syubhat yang sublim yang tidak diketahui kecuali oleh yang dalam ilmunya.
Berdasar penjelasan sebelumnya, maka perbedaan syirik besar dan syirik kecil dapat diringkas sbb:
-syirik besar : menyebabkan pelakunya keluar dari islam, sedang syirik kecil tidak menyebabkan pelakunya keluar dari islam
-Syirik besar membatalkan seluruh amal pelakunya, sedangkan syirik kecil hanya membatalkan amal yang dicampuri syirik kecil, sejak awal amal itu dikerjakan atau mendominasi seluruh proses pengerjaan amal tersebut.
-Syirik besar menyebabkan pelakunya kekal dalam neraka, sedangkan syirik kecil tidak menyebabkan kekekalan dalam neraka. Syirik kecil mempunyai 2 kemungkianan: mengharuskan pelakunya masuk neraka atau tergantung kepada kehendak Alloh, diampuni atau tetap masuk ke dalam neraka.
-Syirik besar menyebabkan darah dan harta pelakunya menjadi halal, sedang syirik kecil tidak demikian, pelakunya tetap dianggap muslim, memiliki keimanan yang kurang dan dianggap fasiq dalam beragama.
-Syirik besar dan syirik kecil sama-sama mendapatkan ancaman siksaan Alloh dan bahwa keduanya merupakan dosa paling besar diantara seluruh dosa yang terbesar.
-Syirik besar tidak dapat diampuni Alloh, sedang syirik kecil masih dapat diampuni Alloh
(Dari:pengantar studi aqidah islam)
Sesungguhnya manusia lebih banyak melakukan dosa dibanding istighfar dan taubatnya kepada Alloh.
Dosa yang berarti pelanggaran hukum Alloh, akan menorehkan noda hitam dalam hati manusia, dan membuat hati tertutup secara perlahan, memperlemah kekuatan jiwa kita, sehingga akan malas beribadah, tidak senang dengan amal sholeh dan benci pada orang-orang sholeh. Demikian sebaliknya , dosa dan maksiat menjadi suatu kebiasaan yang sulit ditinggalkan, suka menghambur-hamburkan uang untuk hal-hal yang tidak berguna, membuang-buang waktu tanpa manfaat, senang pada alhi dosa dan maksiat.
Dosa dan maksiat adalah sumber kesusahan kita, penyebab kecemasan dan kekosongan hati. Dan bila kita merasa sulit menghapal ayat2x alquran atau hapalan mudah hilang,penyebabnya adalah dosa kita. Bila kita tidak senang mendengar nasihat, penyebabnya adalah dosa kita. Jika kita sulit untuk khusyu, penyebabnya adalah dosa kita. Dosa-dosa kita benar-benar menghalangi kita untuk beribadah dan beramal sholeh.
Tapi Alloh yang maha pengasih dan penyayang melarang kita untuk berputus asa dari ampunannya. Alloh menyuruh kita untuk bertaubat. Taubat akan meringankan beban batin kita, memudahkan langh kita untuk beribadah dan beramal sholeh. Taubat akan melahirkan inspirasi-inspirasi positif untuk berbuat baik. Taubat akan mnjernihkan pikiran dan membahagiakan hati.
Taubat yang efektif, perlu mengikuti langkah-langkah berikut:
- menghentikan dosa segera pada saat ini, tidak ditunda
- menyesali dosa yang telah dilakukan
- memperbanyak istighfar
- mengembalikan hak orang lain atau memintakan kehalalannya atau meminta dimaafkan
- membuat perencanaan-perencanaan perubahan diri
Akhirnya, mari kita mulai meninggalkan perbuatan yang kita tahu itu adalah dosa. Mulai membiasakan diri dengan istighfar, saling memaafkan, menghentikan kedzaliman pada orang lain, mulai merencanakan kebaikan, dan tidak menunda niat untuk beramal sholeh.
Tidak lupa pula kita sertakan doa :
“Wahai Robb kami, kami telah mendholimi diri kami (dengan dosa-dosa kami), jika Engkau tidak mengampuni kami dan merahmati kami, sesungguhnya kami termasuk orang-orang yang merugi.” (Ala’rof:23)
“Ya Alloh, sesungguhnya aku telah menganiaya diriku dengan kedzaliman yang banyak (dosa-dosa), dan tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. Maka ampunilah aku dengan ampunan dari sisi-Mu, dan rahmatilah aku, sesungguhnya hanya Engkaulah yang maha pengampun dan penyayang”.  | Hadits | Jul 28, '06 5:00 PM for everyone |
Dari Abu Hurairah Ra, Rosululloh bersabda:
Siapa yang menghilangkan dari seorang mukmin kesusahan didunia,pasti Alloh akan menghilangkan satu kesusahan dia dihari kiamat. Dan siapa yang menolong orang yang menderita kesukaran, pasti Alloh akan menolongnya didunia dan akhirat. Dan siapa yang menutupi malu (aib) seorang muslim, maka Alloh akan menutup aibnya di dunia dan akhirat. Dan Alloh akan selalu menolong hamba-Nya selama hamba itu suka menolong saudaranya. Dan siapa yang berjalan mencari ilmu, maka Alloh memudahkan jalannya ke surga. Dan jika berkumpul suatu kaum di rumah Alloh, dengan membaca alkitab dan mempelajari nya sesama mereka, maka turun atas mereka ketentraman,dan mereka diliputi dengan rahmat dan dikelilingi malaikat. Dan Alloh menyebut mereka dalam golongan disisi-Nya, dan siapa yang lambat amalannya, maka tak akan dipercepat mengangkat derajatnya (HR.Muslim) "Taqwa adalah...
berhenti pada batas larangan,
tidak suka menyepelekan sesuatu,
dan tidak melampaui batas"
(Sa'id bin Salam Al Maghribi) 
|  | Disini kita bisa melihat persiapan panitia magdeburg dalam mempersiapkan prima 2005 |
 " Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya,
dari ibu dan bapaknya, dari istri dan anak-anaknya.
Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya."
(Abasa:34-37)
 Abu Dzar ra. berkata bahwa Rosululloh saw bersabda, "Aku melihat apa yang tidak bisa kalian lihat. Langit merintih (keberatan) dan ia punya hak untuk merintih. Sebab, pada setiap tempat selebar empat jari terdapat Malaikat yang meletakkan keningnya sujud kepada Alloh ta'ala. Demi Alloh, kalau saja kalian mengetahui apa yang aku ketahui, pastilah kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis. Lalu kalian akan keluar ke jalan-jalan mengharapkan perlindungan Alloh Ta'ala. (HR. Tirmidzi) Manusia berjalan melangkah menuju tujuannya,
menjalankan peran-perannya,
demikian juga makhluk Alloh yang lainnya,
dalam langkah kecil ku
kebaikan yang selalu ingin ku ayunkan bersamanya,
keindahan dan kenyamanan karena langkah-langkah kecilnya,
yang bukan hanya bermakna untuknya saja,
melainkan juga buat yang lain.
| |